Selasa, 01 Mei 2012

Masih banyak pelajaran

"masih banyak pelajaran bagi siapapun yang bersedia membuka hati dan pikiran untuk terus belajar." (Aku)

Teriak Mega I, senandung duka

ada celah untuk bertemu dua arus cinta berlawanan. layaknya semburat cahya yang berontak pada ruang gelap nan pengap. cahya yang menghantarkan cinta tak ubahnya kue untuk anak kecil yang letih bermain. di ruang gelap itu ada sebuah keheningan yang terganggu milik asa-asa yang telah mati bertebaran di lantai lusuh. tinggallah cahya itu menjadi saksi dalam kuburan kegelapan. kudapan cinta yang dibawa, hilang di sudut pengap kegelapan itu. dan sekali lagi, satu asa kembali gugur menemani keheningan. tangis haru menyeruak, mengantar mentari kembali ke peraduan. seolah tawa tak pernah tercipta di dunia.

Untuk para Nasi Qur'an

"Teman yang ada untukmu merasa dihargai. untukmu yang genap dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ganjil. untukmu yang merasa bahwa bumi tak hanya dicipta untuk dua kaki. untuk segala definisi tentang persahabatan sejati nan abadi.
bacalah dia dan jadikan dia temanmu selamanya."

Kepuasan hati

"kepuasan hati akan hasil kerja tang yelah dilakukan dengan maksimal, mengobati segala keletihan yang menjalar, keputusasaan yang kerap menyapa dan kegetiran dalam melawan segala hambatan." (Aku)

Minggu, 29 April 2012

Tuhan punya jawaban

"Terhadap berbagai persoalan hidup yang kita alami, Tuhan punya jawaban dengan beragam ilmu yang mungkin belum kita tahu, dengan beragam hikmah yang mungkin belum kita rasakan." (Aku sendiri)

Jumat, 27 April 2012

Imajinasi vs Hasrat

Emile atau imajinasi

Emile Coue adalah ahli farmasi Prancis yang memperkenalkan gagasan tentang visualisasi, selain sejumlah teknik berpikir positif. Coue tahu bahwa imajinasi kita merupakan salah satu "perkakas" mental paling kuat yang bisa digunakan kapan saja. kegeniusannya adalah membuktikan bahwa imajinasi kita lebih berkuasa daripada hasrat: kita tidak selalu bisa memenuhi hasrat untuk menenangkan pikiran, betapapun kuat hasrat tersebut. akan tetapi, melalui latihan, kita dapat membayangkan keadaan tersebut.

The Mind Gym, page 258

pernapasan ideal

jumlah napas per menit yang ideal

orang cenderung bernapas lebih banyak daripada yang mereka perlukan. kebanyakan di antara kita, rata-rata menarik napas setiap enam hingga delapan detik, tetapi dalam sebuah survei belum lama ini, dokter menemukan bahwa laju bernapas yang optimal cukup jauh lebih rendah.
dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam The Lancet, salah satu jurnal sangat disegani di kalangan medik, dengan penderita penyakit jantung sebagai subjek, para peneliti menyelidiki laju pernapasan. mereka menemukan bahwa pasien-pasien yang menggunakan teknik pernapasan mampu menambah kandungan oksigen dalam darah dan mampu menjalani uji latihan fisik secara lebih baik. para peneliti menulis bahwa kandungan oksigen rendah mungkin melemahkan "fungsi metabolik dan ini bisa mengakibatkan atrofi otot serta intoleransi terhadap latihan."

peneliti menemukan bahwa laju pernapasan optimum adalah sekitar enam pernapasan per menit, atau sekali setiap 10 detik.

The Mind Gym, page 255

Gugup karena pernapasan

bernapas lebih baik: jeda

:ini mimpi buruk" seru Emma Jane tentang presentasinya. "saya telah melakukan persiapan dengan baik dan saya kira saya sudah siap. akan tetapi kemudian, ketika saya tahu giliran saya untuk bicara sudah tiba, saya mulai merasa dada saya sesak dan takut kalau saya kehabisan napas, maka saya menghirup napas dalam-dalam, tapi rasanya itu belum cukup maka saya menghirup dan menghirup lagi. sewaktu saya berdiri, saya betul-betul kehabisan napas dan gugup.

Emma Jane bercerita tentang keluhan yang umum: sewaktu orang merasa panik atau berada dalam situasi stres mereka cenderung megap-megap: menghirup napas kemudian menahannya di luar kesadaran. akibatnya adalah rasa sesak dan ketidakmampuan mendapatkan udara yang cukup untuk melakukan napas pendek dan cepat. ini dapat memicu reaksi negatif terhadap stres tersebut dan keadaan justru menjadi bertambah buruk.

The Mind Gym, page 255

ada apa dengan BBC?

mengapa orang selalu berpaling ke BBC pada saat-saat krisis

entah soal kudeta politik, ancaman teroris atau pemilihan yang tampaknya sudah diatur, orang hampir di seluruh dunia mempunyai sikap yang konsisten. kita mencari BBC untuk mengetahui yang sesungguhnya sedang terjadi.
BBC world service, selama sekian tahun telah membangun reputasi untuk beritanya yang tidak memihak, opininya yang informatif, dan kebenaran yang diceritakannya. tidak seperti surat kabar yang cenderung mewarnai berita dengan kecondongan politik pengelolanya, menurut kami, BBC world service tetap bebas dari pelintiran.
ketika kita menyampaikan kabar buruk, kita harus mencoba mengikuti contoh ini: menyampaikan kabar secara langsung, tidak secara sensasional atau bias. orang yang kita beri kabar buruk mungkin tidak akan mengungkapkan terima kasih dengan bunga, tetapi mereka akan bersyukur sekali atas kejujuran anda.

The Mind Gym, page 208